Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Ketemu lagi niihh
sama saya, jangan bosen-bosen ya liat blog saya^_^
Kali ini saya akan
menjelaskan tentang pengenalan IPV6, ada yang sudh tahu apa itu IPV6??
Baikan saya akan menjelaskannya, semoga bermanfaat^_^
Baikan saya akan menjelaskannya, semoga bermanfaat^_^
Pengertian
Pengertian
IPV6 adalah sebuah jenis pengalamatan ajringan yang digunakan di dalam protokol
jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol internet versi 6. IPV6 terdiri dari 8
Hextet, 32 Hexadesimal, dan 128 Bit. Pengembangan dari IPV4 dikarenaka
keterbatasan dari jumlah host untuk IPV4.
Jenis – jenis
Alamat Ipv6
Ipv6 mendukung
beberapa jenis format prefix, yaitu:
1. Alamat Unicast, Yaitu
menyediakan komunikasi secara langsung, antara dua host dalam sebuah jaringan.
2. Alamat Multicast, yaitu
menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke grup yang terdekat,
alamat ini digunakan dalam komunikasi satu untuk ke satu grup.
3. Alamat Broadcast yaitu
menyediakan metode penyampaian data kebanyak host yang ada pada jaringan
tersebut.
Format Alamat IP
Dalam Ipv6 alamt
128 bit akan dibagi menjadi ke dalam 8 blok berukuran 16 bit, yang dapat
dikonversikan ke dalam biilangan hexadesimal yang berukuran 4 digit. Setiap blok
bilangan hexadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:).
Contoh alamat Ipv6 :
00100001110110100000000011010011000000000000000000101111001110110000001010101010000000001111111111111110001010001001110001011010
Untuk
menterjemahkan nya ke dalam hexadesimal, angka – angka biner di atas dibagi ke
dalam 8 buah blok berukuran 16 bit;
0010000111011010 0000000011010011 0000000000000000 0010111100111011 0000001010101010 0000000011111111 1111111000101000 1001110001011010
Selanjutnya,
setiap blok berukuran 16 bit dikonversikan ke dalam bilangan hexadesimal dan
setiap bilangan hexadesimal tersebut dipisahkan menggunakan tanda titik dua
(:). Dan hasil konversinya adalah sebagai berikut:
21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a
Perbedaan Ipv4 dan Ipv6
1. Ipv4
· Panjang alamat IP nya 32 bit
· Kkonfigurasi nya secara manual atau DHCP
· Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk menterjemahkan alamat Ipv4 ke alamat link layer
· Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router
2. Ipv6
· Panjang alamat IP nya 128 bit
· Bisa menggunakan address autoconfiguration
· ARP Request diganti oleh Neighbor Solotcitation secara multicast
· Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim
Kekurangan dan Kelebihan Ipv6
1. Kekurangan IPv6
· Menggunakan hexadesimal, sehingga kelihatan lebih rumit.
· Banyak domain yang belum menggunaka Ipv6
· Konfigurasi nya berbeda dengan Ipv4 yang sudah biasa kita pakai.
2. Kelebihan Ipv6
· Ipv6 merupakan solusi dari keterbatasan alamat Ipv4.
· Aspek keamanan dan kualitas layanan yang telah terintegrasi.
· Tidak menggunakan Broadcast lagi.
· Pengolahan data menjadi efisien
· Mudah dalam menkonfigurasi IP address pada host klien
Sekian Blog Dari Saya-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

No comments:
Post a Comment