Pengertian Router RIP
Router RIP kepanjangan dari Routing
Information Protocol adalah sebuah protokol routing dinamis yang digunakan
dalam jaringan LAN dan WAN. Protokol ini menggunakan algoritma Distance Vector
Routing.
Cara Kerja Router RIP
- Host mendengar pada alamat BC
(Broadcast) jika ada update routing dari gateway.
- Host akan memeriksa terlebih
dahulu routing table lokal jika menerima update routing.
- Jika rute belum ada, informasi
segera dimasukkan ke routing table.
- Jika rute sudah ada, metric yang
terkecil akan diambil sebagai acuan.
- Rute melalui satu gateway akan
dihapus jika tidak ada update dari gateway tersebut dalam waktu
tertentu.
- Khusus untuk gateway, RIP akan
mengirimkan update routing pada alamat BC disetiap network yang
terhubung.
Kelebihan dan
Kekurangan Router RIP
Kelebihan
router RIP memiliki timmer untuk megetahui kapan router harus
memberikan informasi routing. jika terjadi perubahan pada jaringan, semetara
timer belum habis, router tetap harus mengirimkan informasi routing karena
dipicu oleh perubahan tersebut triggered update. mengatur routing menggunakan
RIP tidaklah rumis dan memberikan hasil yang cukup
Kekurangan
- Terbatasnya diameter network,
Router RIP hanya bisa menerima metrik sampai 15. Lebih dari itu tujuan dianggap
terjangkau. Hal ini bisa menjadi masalah pada network yang besar.
- Konvergendi yang lambat, unutk
menghapus entry tabel routing yang bermasalah, RIP mempunyai metode yang tidak
efisien.
- Tidak bisa membedakan network
masking lebih dari /24, RIP membaca IP address berdasarkan kelas A,B,dan C.
Seperti kita ketahui bahwa kelas C mempunyai masking 24 bit. Dan masking ini
masih bisa diperpanjanh menjadi 25 bit, 26 bis dan seterusnya. RIP tidak dapat
membacanya bila lebih dari 24 bit. Ini akan menjadi masalah besar, mengingat
masking yang lebih dari 24 bit banyak dipakai. Hal ini sudah dapat diatasi pada
RIPv2.
- Jumlah host terbatas.
- RIP tidak memiliki informasi
tentang subnet setiap router.
- RIP tidak mendukung Variable
Length Subnet Mask (VLSM)
Karakteristik dari RIP :
- Distance Vector Routing Protocol
- Hop count sebagai metric untuk
memlih rute.
- maximum hop count 15, ho ke-16
dianggap unreachable
- Secara default routing update 30
detik sekali.
- RIPv1 (classfull routing
protocol) tidak mengirimkan subnet mask pada update.
- RIPv2 (classless routing
Protocol) mengirimkan subnet mask pada update.
Versi Router RIP, ada 3 yaitu:
1. Router RIP Versi 1
2. Router RIP Versi 2
3. Router RIPng
Konfigurasi Router RIP
1. Pertama masuk pada configure
terminal, langsung ketik router rip saja
2. Selanjutnya yaitu, atur router 1 dengan memasukan semua
ip terdekat router tersebut.
jika terdapat banyak router lakukan
satu per satu langkah tersebut pada setiap router.
setelah mengatur router 1, berikut adalah contoh mengatur router rip pada router 2 dan router 3
3. Untuk RIPv2 yaitu, untuk mengaktifkan RIPv2 tinggal
masuk configure terminal dilanjutkan dengan ketik version 2
4.selanjutnya yaitu disable auto summary nya
5. Setelah disable auto summari nya, dilanjutkan dengan default-information originate
6. Yang terakhir yaitu, mengatur passive-interface gigabitEthernet 0/0
Wassalamualaikum Warahmatulahi Wabarakatuh
No comments:
Post a Comment