VLSM
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pengertian VLSM
VLSM kepanjangan dari Variabel Lenght Subnet Mask, adalah pengembangan
mekanisme subnetting, dimana dalam VLSM dilakukan peningkatan dari kelemahan
subnetting klasik,
yang mana dalam subnetting klasik, subnet zeroes, dan subnet ones tidak bisa digunakan. Selain itu dalam subnet klasik, lokasi nomor IP tidak efisien. Pada VLSM subnetting yang digunakan berdasarkan jumlah host sehingga akan semakin banyak jaringan yang akan dipisahkan. Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP yang ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecahkan kembali menggunakan VLSM. Maka setelah dilakukan perhitungan maka dilihat subnet yang telah dipecah maka akan menjadi beberapa subnet lagi dengan mengganti subnetnya.
yang mana dalam subnetting klasik, subnet zeroes, dan subnet ones tidak bisa digunakan. Selain itu dalam subnet klasik, lokasi nomor IP tidak efisien. Pada VLSM subnetting yang digunakan berdasarkan jumlah host sehingga akan semakin banyak jaringan yang akan dipisahkan. Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP yang ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecahkan kembali menggunakan VLSM. Maka setelah dilakukan perhitungan maka dilihat subnet yang telah dipecah maka akan menjadi beberapa subnet lagi dengan mengganti subnetnya.
Cara Kerja VLSM
Dengan menggunakan VLSM, teknik subnetting dapat dilakukan secara
rekrusif maksudnya network identifier yang sebelum nya telah disubnetkan
kembali. Bit – bit network identifier tersebut harus bersifat tetap dan
subnetting dilaukan dengan megambil sisa dari bit – bit host dan teknik ini pun
membutuhan routing yang baru (routing yang mendukung : RIPv2, OSPF, BGPv4)
Syarat menggunakan VLSM
Perhitungan IP address dengan menggunakan metode VLSM adalah metode yang
berbeda dengan memberikan suatu network address lebih dari satu subnetmask. Dalam
penerapan IP address menggunakan metode VLSM agar tetap berkomunikasi ke dalam
jaringan internet, sebaiknya pengelolaan network memenuhi syarat :
- - Routing protokol, yang digunakan harus mampu
membawa informasi mengenai notasi prefix untuk setiap rute broadcastnya.
2 - Semua perangkat router yang digunakan dalam
jaringan harus mendukung metode VLSM yang menggunakan algoritma penerus paket
informasi.
h
No comments:
Post a Comment